Main Article Content

Abstract

Perkembangan bicara dan bahasa anak dipengaruhi oleh banyak faktor.  Faktor lingkungan dan stimulus yang diterima anak merupakan factor yang penting bagi anak. Pendidikan anak usia dini merupakan suatu bentuk stimulasi pada anak. Pendidikan anak usia dini adalah intervensi dengan menciptakan lingkungan sekitar anak usia dini agar mampu menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Teknik pengambilan data yang digunakan adalah chi square dengan α = 0,05. Berdasarkan hasil analisis diperoleh nilai p = 0,002,  menunjukkan p < 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan PAUD dengan perkembangan bicara dan bahasa pada anak dini (30 – 60 bulan)  di PAUD Kasih Ibu Jakarta Utara. Perawat mempunyai peranan penting dalam memberikan stimulasi dan pendidikan tentang tumbuh kembang anak usia dini terhadap orang tua, salah satunya adalah orang tua memberikan kesempatan pada anak mengikuti pendidikan anak usia dini. 

Keywords

Bicara dan Bahasa Paud Usia dini

Article Details

How to Cite
Maria, D., & Siringoringo, L. (2020). Hubungan Pendidikan Paud Dengan Perkembangan Bicara Dan Bahasa Pada Anak Usia 36-60 Bulan Di Paud Kasih Ibu Jakarta Utara. JURNAL KEPERAWATAN CIKINI, 1(1), 27-34. Retrieved from https://jurnal.akperrscikini.ac.id/index.php/JKC/article/view/24

References

    DAFTAR PUSTAKA

    Baraja, A. (2008). Perkembangan Psikologi.Jakarta : Studi Press
    Budiman, dan RiyantoAgus (2013). Pengetahuan dan Sikap dalam Peneitian Kesehatan. Jakarta:
    Salemba Medika
    Dharmayanti, M. (2006). Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) Anak. Sari Pediatri 8
    : 9-15
    Diana, M (2011). Perbedaan Tumbuh Kembang Anak pada Posyandu yang Terintegrasi PAUD.
    Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas Vol 6 No 1.
    http://jurnal.fkm.unand.ac.id/index.php/jkma/article/view/82.Diakses
    Dorlina, N (2011). Perkembangan Bahasa Anak Prasekolah. Jurnal Pembinaan & Pendidikan.
    Vol 8 No 1.
    Dhieni, N., Fridani, L., Muis, A., & Yarmi, G. (2014). Metode pengembangan bahasa.
    Handayani, Anik, dan Amin. Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Stimulasi
    Verbal dengan Perkembangan Bahasa Pada Anak Prasekolah di TK PGRI 116 Bangetayu
    Wetan. FIKKes 6.2 Vol. 6 No. 2, pp. 76-82, Oktober, 2013
    Hidayat, A. Aziz Alimul. (2008). Pengantar Ilmu Kesehatan Anak Untuk Pendidikan Kebidanan,
    Jakarta: Salemba Medika
    Hurlock, B. Elizabeth. (2006). Perkembangan Anak Jilid 1, Edisi ke- 6, Jakarta:Penerbit Erlangga
    Ikalor, A. (2013). Pertumbuhan dan Perkembangan. Jurnal Pertumbuhan dan Perkembangan. Vol.
    7(1): 1 – 6
    Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Data dan Informasi Tahun 2014. (Profil Kesehatan
    Indonesia). Jakarta : 2015
    Mayar, F. (2013). Perkembangan Sosial Anak Usia Dini Sebagai Bibit Untuk Masa Depan Bangsa.
    Jurnal Al-Ta’lim, Jilid 1, Nomor 6 November 2013, hlm. 459 – 464
    Mulyasa, H. (2012). Manajemen PAUD. Bandung : PT Remaja Rosdakarya
    Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta
    Nursalam, (2008). Konsep Penerapan dan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta :
    Salemba Medika
    Santrock, J.W. (2007). Perkembangan Anak Edisi 11 Jilid 1. Jakarta Erlangga
    Soetjiningsih. (2008). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta : EGC
    Sugiyono. (2011). Statistik Untuk Penelitian. Bandung : CV Alfabeta
    Suryawan, A (2012). Penyebab Anak Alami Keterlambatan Bicara. Jawapos
    Tarigan, Henry Guntur. (2008). Berbicara. Bandung : Angkasa wq
    Wong, D. L. (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik Ed 6 Vol 1. Jakarta : EGC
    Widyastuti, D, dan Widyani, R. (2001). Panduan Perkembangan Anak 0 Sampai 1 Tahun. Jakarta:
    Puspa Swara.