Main Article Content

Abstract

Kecemasan merupakaan suatu respons individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup. Ujian akhir semester (UAS) adalah alat evaluatif dalam kegiatan belajar mengajar. Situasi tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam terhadap tingkat kecemasan mahasiswa semester II dalam menghadapi ujian akhir semester di Akademi Perawatan RS PGI Cikini. Jumlah responden sejumlah 43 orang mahasiswa dalam satu kelompok yang memenuhi kriteria inklusi dan dilakukan pengisian kuesioner Skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) penelitian ini dilakukan pada 02 Juli 2018 di Akademi Perawatan RS PGI Cikini. Metode yang digunakan secara kuantitatif  Pra experiment yaitu rancangan penelitian yang mencakup satu kelompok perlakuan pada tahap pre test yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan Tindakan Teknik Relaksasi Napas Dalam responden yang tidak mengalami kecemasan (25,6%) dalam menghadapi ujian akhir semester, setelah diberikan tindakan Teknik Relaksasi Napas Dalam mengalami peningkatan jumlah mahasiswa yang tidak mengalami kecemasan (58,1%). Sementara bersamaan dengan itu terjadi penurunan tingkat kecemasan sedang (20,9%) dan (100%) penurunan tingkat kecemasan berat. Hasil analisis Independent Samples Test diperoleh tingkat signifikansi p = 0,000 < 0,05, yang berarti secara statistik Teknik Relaksasi Napas Dalam berpengaruh untuk menurunkan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian akhir semester.  

Keywords

Kecemasan Teknik Relaksasi Napas Dalam

Article Details

How to Cite
Kessy Verawaty, & Widiastuti, S. H. (2020). Pengaruh Teknik Relaksasi Napas dalam Terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Semester II dalam Menghadapi Ujian Akhir Semester di Akademi Perawatan RS PGI Cikini. JURNAL KEPERAWATAN CIKINI, 1(1), 16-21. Retrieved from https://jurnal.akperrscikini.ac.id/index.php/JKC/article/view/26

References

  1. [ADAA] Anxiety and Depresion Association of America. (2010). Generalized Anxiety Disorder at www.Adaa.org.
  2. Data, K., Pinilih, S.S., & Kamal, S. (2014). Efektivitas Deep Breathing Relaxation Terhadap Ansietas Mahasiswa Dalam Pra Pembelajaran Klinik Prodi DIII Keperawatan di Universitas Muhammadiyah Magelang. DIII Keperawatan: Universitas Muhammadiyah Magelang.
  3. [Departemen Kesehatan] Depkes RI. (2014). Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan RI.
  4. Donner, N.C., Lowry, C.A. (2013). Sex Differences in Anxiety and Emotional Behavior.
  5. Hurlock, Elizabeth, (1996), Psikologi Perkembangan Suatu Kehidupan Sepanjang Rentang Kehidupan. Edisi kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta
  6. Pieter, H.Z. & Lubis, N.L. (2010). Pengantar Psikologi Dalam Keperawatan. Jakarta: Kencana.
  7. Potter & Perry. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik. Edisi 4 volume 1.EGC. Jakarta
  8. Rosyidi, K. (2013). Muskuloskeletal. Jakarta: Trans Info Media
  9. Syarifah, Siti. N. (2013). Gambaran Tingkat Kecemasan Mahasiswa saat menghadapi Ujian Skill Lab di Program Studi Keperawatan Universitas Islam Negeri