Main Article Content

Abstract

Sarapan merupakan suatu hal yang wajib dilakukan setiap pagi karena tubuh membutuhkan asupan glukosa untuk meningkatkan kemampuan otak untuk dapat konsentrasi dalam belajar. Dalam penelitian ini bertujuan untuk menganalisa gambaran kebiasaan sarapan pagi dengan tingkat konsentrasi mahasiswa di Asarama Akademi Perawatan RS PGI Cikini Jakarta Pusat. Penelitian ini dilakukan pada 64 mahasiswa di Asrama Akademi Perawatan RS PGI Cikini, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Kuesioner yang digunakan untuk memperoleh kebiasaan sarapan dan tingkat konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan dominan mahasiswa jarang melakukan sarapan pagi (58,7%), tingkat konsentrasi sedang (59%). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah mahasiswa di Asrama Akademi Perawatan RS PGI Cikini memiliki kebiasaan jarang melakukan sarapan 58,7%. Mahasiswa di Asrama Akademi Perawatan RS PGI Cikini memiliki tingkat konsentrasi sedang 59%.

Keywords

kebiasaan sarapan konsentrasi belajar mahasiswa

Article Details

How to Cite
Masleni, S. L. M., Siringo-Ringo, L. ., & Yemina, L. . (2021). Gambaran Kebiasaan Sarapan dengan Tingkat Konsentrasi Mahasiswa Di Asrama Akademi Perawatan RS PGI Cikini Jakarta Pusat. JURNAL KEPERAWATAN CIKINI, 2(2). Retrieved from https://jurnal.akperrscikini.ac.id/index.php/JKC/article/view/61

References

  1. Alfarisi, R., Yuniastini, Pinilih, A., & Jauhari, P. (2020). Kebiasaan Sarapan Pagi
  2. Aviana, R., & Hidayah, F. (2015). Pengaruh Tingkat Konsentrasi Belajar Siswa
  3. Hakim. (2013). Mengatasi Gangguan Konsentrasi Dan Teknik Latihan Konsentrasi . Jakarta: Puspa Suara.
  4. Hardiansyah. (2012). Kecukupan Energi,Lemak,Protein dan Karbohidrat. Skripsi Bogor: IPB, .
  5. Hartaji, D. (2012). Motivasi Berprestasi Pada Mahasiswa Yang Berkuliah Dengan Jurusan Pilihan Orangtua. Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma, 5.
  6. Hulukati, W., & Djibran, M. (2018). Analisis Tugas Perkembangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Jurnal Bikotetik, 73-114.
  7. Kurniawan, B. (2012). Metodelogi Penelitian . Tangerang: Jelajah Nusa.
  8. Kurniawan, D., & Astalini, A. (2019). Evaluasi Sikap Sikap Siswa SMP Terhadap IPA Di Kabupaten Muaro Jambi. Jurnal Ilmiah Didaktika, 124-139.
  9. Nuraeni, Y. (2018). Pengaruh Sarapan Pagi Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa/I Semester II Keperawatan Institut Medika Drg.Suherman Tahun 2018. Program Studi Ners Institut Mmedika Drg.Suherman , .
  10. Purnawinadi, I., & Lotulung, C. (2020). Kebiasaan Sarapan Dan Konsentrasi Belajar Mahasiswa. Nutrix Journal, 31-38.
  11. Rima, T., Yusuf, I., Nisa, S., Aulia, V., & Kurniati, T. (2020). Pengaruh Sarapan Terhadap Konsentrasi Belajar Mahasiswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 26-29.
  12. Saniartha, B., & I, K. (2020). Hubungan Kebiasaan Sarapan dan Pola Konsumsi Fast Food Dengan Status Gizi Remaja Di SMA Negeri 1 Tampaksiring Kabupaten Gianyar. Diploma Thesis, .
  13. Sartika. (2012). Kebiasaan Sarapan Pada Anak Remaja. Skripsi Bogor:Jurusan Gizi Masyarakat,Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor, .
  14. Sukiniarti. (2015). Kebiasaan Makan Pgi Pada Anak Usia SD Dan Hubungannya Dengan Tingkat Kecerdasan. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia , 1(3),315-321.
  15. Wiarto, G. (2013). Budaya Hidup Sehat . Gosyen Publishing,